Sabtu, 06 April 2013

BIOINFORMATIKA

·         PENGERTIAN BIOINFORMATIKA

Bioinformatika adalah ilmu yang mempelajari penerapan teknik komputasional untuk mengelola dan menganalisis informas biologis. Bidang ini mencakup penerapan metode-metode matematika,statistika dan informatika untuk memecahkan masalah-masalah biologis, terutama dengan menggunakan sekuens DNA dan asam amino serta informasi yang berkaitan dengannya. Contoh topik utama bidang ini meliputi basis data untuk mengelola informasi biologis, penyejajaran sekuens (sequence alignment), prediksi struktur untuk meramalkan bentuk struktur protein maupun struktur sekunder RNA, analisis filogenetik, dan analisis ekspresi gen.

·         SEJARAH BIOINFORMATIKA

Bidang ini mencakup penerapan metode-metode matematika, statistika, dan informatika untuk memecahkan masalah-masalah biologis, terutama dengan menggunakan sekuens DNA dan asam amino serta informasi yang berkaitan dengannya. Contoh topik utama bidang ini meliputi basis data untuk mengelola informasi biologis, penyejajaran sekuens (sequence alignment), prediksi struktur untuk meramalkan bentuk struktur protein maupun struktur sekunder RNA, analisis filogenetik, dan analisis ekspresi gen (Attwood, T.K., dan D.J. Parry-Smith. 1999. ).
Istilah bioinformatics mulai dikemukakan pada pertengahan era 1980-an untuk mengacu pada penerapan komputer dalam biologi. Namun demikian, penerapan bidang-bidang dalam bioinformatika (seperti pembuatan basis data dan pengembangan algoritma untuk analisis sekuens biologi) sudah dilakukan sejak tahun 1960-an (Attwood, T.K., dan D.J. Parry-Smith. 1999. ).
Kemajuan teknik biologi molekuler dalam mengungkap sekuens biologis dari protein (sejak awal 1950-an) dan asam nukleat (sejak 1960-an) mengawali perkembangan basis data dan teknik analisis sekuens biologis. Basis data sekuens protein mulai dikembangkan pada tahun 1960-an di Amerika Serikat, sementara basis data sekuens DNA dikembangkan pada akhir 1970-an di Amerika Serikat dan Jerman (pada European Molecular Biology Laboratory, Laboratorium Biologi Molekular Eropa). Penemuan teknik sekuensing DNA yang lebih cepat pada pertengahan 1970-an menjadi landasan terjadinya ledakan jumlah sekuens DNA yang berhasil diungkapkan pada 1980-an dan 1990-an, menjadi salah satu pembuka jalan bagi proyek-proyek pengungkapan genom, meningkatkan kebutuhan akan pengelolaan dan analisis sekuens, dan pada akhirnya menyebabkan lahirnya bioinformatika (Attwood, T.K., dan D.J. Parry-Smith. 1999. ).
Perkembangan internet juga mendukung berkembangnya bioinformatika. Basis data bioinformatika yang terhubung melalui Internet memudahkan ilmuwan mengumpulkan hasil sekuensing ke dalam basis data tersebut maupun memperoleh sekuens biologis sebagai bahan analisis. Selain itu, penyebaran program-program aplikasi bioinformatika melalui Internet memudahkan ilmuwan mengakses program-program tersebut dan kemudian memudahkan pengembangannya (Attwood, T.K., dan D.J. Parry-Smith. 1999)


·         CABANG CABANG YANG TERKAIT DENGAN BIOINFORMATIKA :   
            
1.Biophysics
Sebuah bidang interdisipliner yang mengalikasikan teknik-teknik dari ilmu Fisika untuk memahami struktur dan fungsi biologi (British Biophysical Society).

2.Computational Biology
Computational biology merupakan bagian dari Bioinformatika (dalam arti yang paling luas) yang paling dekat dengan bidang Biologi umum klasik.

3.Medical Informatics
Menurut Aamir Zakaria [ZAKARIA2004] Pengertian dari medical informatics adalah “sebuah disiplin ilmu yang baru yang didefinisikan sebagai pembelajaran, penemuan, dan implementasi dari struktur dan algoritma untuk meningkatkan komunikasi, pengertian dan manajemen informasi medis.” Medical informatics lebih memperhatikan struktur dan algoritma untuk pengolahan data medis, dibandingkan dengan data itu sendiri.

4.Cheminformatics
Cheminformatics adalah kombinasi dari sintesis kimia, penyaringan biologis, dan pendekatan data-mining yang digunakan untuk penemuan dan pengembangan obat (Cambridge Healthech Institute’s Sixth Annual Cheminformatics conference).

5.Genomics
Genomics adalah bidang ilmu yang ada sebelum selesainya sekuen genom, kecuali dalam bentuk yang paling kasar.

6.Mathematical Biology
Mathematical biology juga menangani masalah-masalah biologi, namun metode yang digunakan untuk menangani masalah tersebut tidak perlu secara numerik dan tidak perlu diimplementasikan dalam software maupun hardware.

7.Proteomics
Istilah proteomics pertama kali digunakan untuk menggambarkan himpunan dari protein-protein yang tersusun (encoded) oleh genom.

8.Pharmacogenomics
Pharmacogenomics adalah aplikasi dari pendekatan genomik dan teknologi pada identifikasi dari target-target obat. Contohnya meliputi menjaring semua genom untuk penerima yang potensial dengan menggunakan cara Bioinformatika

9.Pharmacogenetics
Pharmacogenetics adalah bagian dari pharmacogenomics yang menggunakan metode genomik/Bioinformatika untuk mengidentifikasi hubungan-hubungan genomik, contohnya SNP (Single Nucleotide Polymorphisms), karakteristik dari profil respons pasien tertentu dan menggunakan informasi-informasi tersebut untuk memberitahu administrasi dan pengembangan terapi pengobatan.
Beberapa aplikasi bioinformatika
1.Transformasi sekuen menjadi informasi genetik.
Intinya adalah menjual data, dalam bentuk gen komplit, atau fragmen, yang dapat digunakan oleh pihak lain untuk mencari potensi terhadap gen tersebut.
2.Pasien sebagai komoditas
Pasien dengan kecenderungan terhadap penyakit tertentu dapat diketahui, sehingga mudah sekali bagi perusahaan oba untuk menawarkan produknya.
3.Mencari potensi gen
Potensi dari sebuah gen sangat beragam, bergantung pada ekspresi gen tersebut. Aplikasi lebih lanjut dapat berupa transgenik, terapi genetik, atau berbagai rekayasa dan pemanfaatan geneik lainnya.

sumber :   http://csbioinformatika.blogspot.com/        

Jumat, 25 Januari 2013

PROPOSAL PERUSAHAAN "THINK SMART"



1. Latar Belakang Pendirian Usaha
Kebutuhan pendidikan diluar sekolah untuk meningkatkan kemampuan akademik anak saat ini sangat dibutuhkan. Bahkan banyak orang tua yang menyewa jasa guru private dala membimbing anak-anak mereka agar berprestasi di dalam bidang akademik. Selain itu banyaknya mahasiswa yang memiliki waktu luang dapat dimanfaatkan untuk melakukan pengajaran kepada anak-anak sekolah. Hal tersebut yang melatarbelakangi saya untuk membuat sebuah perusahaan pendidikan kursus. Sehingga semua kemampuan dan skill mahasiswa dapat dilatih di sini.

2. Visi Perusahaan
Perusahaan mempunyai visi untuk menghasilkan mahasiswa yang kreatif dan meningkatkan mutu kemampuan akademik anak di sekolah.

3. Misi Perusahaan
Adapun misi perusahaan sebagai berikut :
1. Meningkatkan kualitas belajar anak..
2. Mampu menciptakan mahasiswa-mahasiswa yang aktif dan kreatif.
     
A. TUJUAN
Tujuan dari didirikannya usaha ini adalah :
1. Dapat membantu meningkatkan kemampuan belajar anak di sekolah.
2. Dapat terus menciptakan mahasiswa-mahasiswa yang matang untuk menghadapi dunia kerja .
3. Dapat memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam dunia kerja.
4. Mendapatkan profit.

B. IDENTITAS PERUSAHAAN
Nama Perusahaan :
Perusahaan ini merupakan usaha yang di rintis oleh  mahasiswa aktif yang diberi nama “Think Smart”.

C. TINJAUAN USAHA BERDASAR BEBERAPA ASPEK
Aspek Legalitas
Perusahaan ini akan didirikan sebuah rumah sebagai tempat belajar-mengajar. Untuk itu pendiri memerlukan : Surat izin Usaha dari Pemerintah setempat.
Aspek Pemasaran
Strategi Pemasaran
Strategi yang akan dilakukan yaitu dengan melakukan memberikan brosur ke sekolah-sekolah dan kerumah-rumah serta membuat website tentang informasi perusahaan pendidikan ini.
Aspek Keuangan
Sistem Pelaksanaan Usaha
kalkulasi anggaran sebagai berikut :
a. Pengeluaran
Modal tetap, meliputi :
a. Sewa Tempat : Rp. 5.000.000,-/thn
Dalam kurun waktu 4 tahun jadi :
= Rp. 5.000.000 * 4
= Rp 20.000.000
b. Perlengkapan Tempat Pendidikan
1. Meja Belajar
2. Kursi
3. 1 Perangkat Komputer
4. Dll
Perkiraan biaya Total sekitar Rp. 20.000.000,-
c. Biaya Lain-lain
1. Gaji Pegawai Rp. 1.500.000,-/bulan
Jumlah 4 Pengajar  orang,sehingga :
= Rp. 1.500.000,- * 4
= Rp. 6.000.000,-/bulan
2. Listrik : Rp. 350.000,00-/bulan
Jumlah modal keseluruhan : Rp. 46.000.000,-
Modal total : Rp. 50.000.000,-
Aspek Management
Struktur Organisasi
Pemilik
Pegawai
Tenaga Kerja
Usaha ini merupakan usaha kecil sehingga tidak membutuhkan jumlah pegawai yang banyak. Berikut Tenaga kerja yang dibutuhkan :
1. Jabatan : Pemilik
Jam Kerja : 09.00-18.00
Jumlah : 1
Tugas : mengawasi dan mengambil keputusan.
2. Jabatan : Pengajar
Jam Kerja : Jam Kerja disesuaikan
Jumlah : 4
Tugas : mengajar .
Aspek Teknis

D. SARANA PRASARANA
A. Lokasi Perusahaan
    Lokasi tempat usaha ini berada di Perumahan Jaka Sampurna.
B. Ketersediaan SDM
  Pengelola membutuhkan mahasiswa-mahasiswa yang ingin berkembang dan menambah pengalaman kerja.
C. Sistem Management Usaha
   Pemilik memiliki kuasa tertinggi dalam pengambilan keputusan dalam perusahaan. Pengajar hanya mengajar dan membimbing anak-anak didik

E. KESIMPULAN
Pendirian usaha ini bertujuan untuk meningkatkan mutu belajar anak serta meningkatkan pengalaman mahasiswa di dalam dunia kerja

sumber :
http://id.scribd.com/doc/20634114/Contoh-Proposal-Usaha
http://infonews.site90.net/contoh-proposal-perusahaan-terbaik/


Senin, 10 Desember 2012

Aspek Pemasaran dan Aspek Keuangan

  Dalam menjalankan suatu bisnis atau usaha, tentunya tidak terlepas dari berbagai macam aspek di dalamnya, diantaranya adalah Aspek Pemasaran dan Aspek Keuangan. Hal tersebut begitu penting untuk mengembangkan serta menjalankan suatu bisnis. Berikut ini adalah sedikit bahasan mengenai Aspek Pemasaran dan Aspek Keuangan:

Aspek Pemasaran
Pemasaran adalah sekelompok aktivitas yang saling berkaitan yang dirancang untuk mengidentifikasi kebutuhan konsumen dan mengembangkan distribusi, promosi, dan penetapan harga serta pelayanan untuk memuaskan kebutuhan konsumen pada tingkat tertentu. Dari definisi tersebut, terdapat beberapa konsep penting yaitu kebutuhan, keinginan dan permintaan; produk (barang, jasa dan ide); nilai, biaya dan jaringan kerja; serta pemasar dan prospek.Berikut ini adalah penjelasan dari konsep-konsep pemasaran:
  • Kebutuhan (needs) : suatu keadaan untuk memenuhi kekurangan yang bersifat dasar; misalnya manusia membutuhkan makanan, pakaian, tempat tinggal.
  • Keinginan (wants) : suatu keadaan untuk memuaskan kebutuhan yang lebih spesifik dan banyak dipengaruhi oleh lingkungan, misalnya manusia menginginkan makanan dari besar, jagung, atau sagu.
  • Permintaan (demands) : keinginan terhadap produk-produk tertentu yang di dukung oleh kemampuan (daya beli) dan keinginan untuk mengkonsumsi.
  • Produk (product) : segala sesuatu yang bisa ditawarkan kepasar untuk memenuhi kebutuhan atau keinginan.
  • Nilai (value) : persepsi yang mendasari pemilihan produk yang akan dikonsumsi untuk memenuhi kepuasan.
  • Pertukaran (exchange) : kegiatan untuk mendapatkan suatu produk yang diinginkan dari pihak lain dengan menawarkan sesuatu sebagai imbalannya.
  • Transaksi (transaction) : suatu pertukaran antara dua pihak yang melibatkan sedikitnya dua unsur nilai, dengan kondisi, waktu dan tempat yang disetujui bersama.
  • Hubungan relasi (relationship) : proses untuk menciptakan, mempertahankan, dan mencapai hubungan yang baik dengan pelanggan atau stakeholders.
  • Pasar (market) : orang atau sekelompok orang yang mempunyai kebutuhan dan keinginan serta memiliki daya beli (kemampuan) dan keinginan (minat) untuk membelanjakannya.


Aspek Keuangan
Keuangan merupakan salah satu fungsi bisnis yang bertujuan untuk membuat keputusan keputusan investasi, pendanaan, dan dividen. Berikut ini pengertian dari beberapa tujuan yang termasuk ke dalam aspek keuangan:
  • Keputusan investasi ditujukan untuk menghasilkan kebijakan yang berhubungan dengan kebijakan pengalokasian sumber dana secara optimal, kebijakan modal kerja, kebijakan investasi yang berdampak pada strategi perusahaan yang lebih luas (merger dan akuisisi)
  • Keputusan pendanaan difokuskan untuk medapatkan usaha optimal dalam rangka mendapatkan dana atau dana tambahan untuk mendukung kebijakan investasi. Sumber dana dibagi dalam 2 kategori yakni: sumber dana internal yaitu dari laba ditahan (retained earnings) dan sumber dana eksternal
Keputusan dividen ditentukan dari jumlah keuntungan perusahaan setelah pajak (earning after tax). Oleh karena itu tujuan memaksimumkan keuntungan yang dibagikan kepada pemegang saham (dividen) dengan kendala memaksimumkan laba ditahan untuk diinvestasikan kembali sebagai sumber dana internal, dengan kata lain semakin banyak jumlah laba ditahan berarti semakin sedikit uang yang tersedia bagi pembayaran dividen. 


sumber :
http://usupress.usu.ac.id/files/Studi%20Kelayakan%20Bisnis_2_Final_normal_bab%208.pdf
 http://khairunnisa-zahra.blogspot.com/2012/11/aspek-pemasaran-dan-aspek-keuangan.html

Sabtu, 03 November 2012

BENTUK USAHA DAN SUMBER DAYA MANUSIA

Bentuk usaha

ialah suatu teknik yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan bagi yang membentuk atau  menjalankannya.
·       Perorangan / Individu
Ialah suatu bentuk usaha yang kepemilikannya  dimiliki oleh satu orang, biasanya bentuk usaha perorangan ini  bersifat bebas tidak ada izin dan tidak ada tata cara tertentu, jadi setiap personal bisa mendirikannya tanpa ada batasan sesuai dengan keinginan mereka. Umumnya bentuk usaha ini bermodal kecil, kemudian terbatasnya jenis dan jumlah produksi, serta memiliki tenaga kerja / buruh yang sedikit dan penggunaan alat produksi teknologi yang pastinya sederhana. Untuk bentuk usaha ini kita dapat melihat di sekeliling kita dengan mudah, contohnya seperti :  toko kelontong, tukang bakso keliling, pedagang asongan, dan lain sebagainya.

·       CV (Commanditaire Vennotschaap)
Ialah bentuk usaha yang dimiliki oleh 2 orang atau lebih, untuk mencapai tujuan bersama meskipun keterlibatannya dalam berusaha berbeda-beda untuk setiap anggotanya. Pada bentuk usaha CV ini dikenal dengan sebutan sekutu aktif dan sekitu pasif, untuk sekutu aktif itu biasanya salah satu pihak atau anggota mengelola usaha dengan melibatkan harta pribadi mereka, sedangkan untuk sekutu pasif pihak atau anggota lainnya hanya meyertakan modal saja ketika dalam krisis financial.

·       Perseroan Terbatas
Ialah suatu organisasi bisnis yang memiliki badan hukum resmi yang dimiliki oleh minimal dua orang dengan tanggung jawab yang hanya berlaku pada perusahaan tanpa melibatkan harta pribadi atau perseorangan yang ada di dalamnya. Di dalam PT pemilik modal tidak harus memimpin perusahaan, karena dapat menunjuk orang lain di luar pemilik modal untuk menjadi pimpinan. Untuk mendirikan PT / persoroan terbatas dibutuhkan sejumlah modal minimal dalam jumlah tertentu dan berbagai persyaratan lainnya.
Contohnya yang kita ketahui, yaitu : PT.KAI

·       Koperasi
Ialah bentuk usaha atau bisnis yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Koperasi bertujuan untuk menyejahterakan anggotanya. Karateristik utama koperasi yang membedakan dengan badan usaha lain adalah anggota koperasi memiliki identitas ganda. Identitas ganda maksudnya anggota koperasi merupakan pemilik sekaligus pengguna jasa koperasi.

Di dalam pendirian suatu badan usaha, ada terdapat beberapa fungsi yang akan terlibat di dalam bisnis-nya:
  • Manajemen      : cara karyawan dan sumber-sumber lain digunakan oleh perusahaan.
  • Pemasaran       : cara produk/jasa dikembangkan, diberi harga, didistribusikan dan dipromosikan kepada pelanggan.
  • Keuangan: cara perusahaan mendapatkan dan menggunakan dana untuk operasi bisnisnya
  • Akuntansi        : ringkasan dan analisis suatu kondisi keuangan suatu perusahaan.
  • Sistem Informasi : meliputi teknologi Informasi, masyarakat dan prosedur yang bejerja sama untuk memberikan Informasi yang cocok kepada karyawan perusahaan sehingga mereka dapat membuat keputusan bisnis
Proses Pendirian Badan Usaha
  1. Mengadakan rapat umum pemegang saham.
  2. Dibuatkan akte notaris (nama-nama pendiri, komisaris, direksi, bidang usaha, tujuan perusahaan didirikan).
  3. Didaftarkan di pengadilan negeri (dokumen : izin domisili, surat tanda daftar perusahaan (TDP), NPWP, bukti diri masing-masing).
  4. Diberitahukan dalam lembaran negara (legalitas dari dept. kehakiman).

SDM (Sumber Daya Manusia)
merupakan proses analisis dan identifikasi tersedianya kebutuhan akan sumber daya manusia sehingga organisasi tersebut dapat mencapai tujuannya.
STRUKTUR ORGANISASI
Susunan Organisasi terdiri dari : 
  • Dewan Komisaris, Dewan Direksi, Divisi dan didukung oleh kekuatan SDM dari unit usaha maupun  anak perusahaan. 
  • Dewan Komisaris bertindak sebagai fungsi pengawasan jalannya perusahaan yang terdiri dari 2 orang sebagai Komisaris Utama dan Komisaris. 
  • Dewan Direksi terdiri dari 1 orang Direktur Utama (CEO) dan 3 orang sebagai Direktur. Dewan Direksi bertindak menentukan, menetapkan dan mengendalikan kebijakan terutama dalam hal Business Plan, Business Development, Strategy, System dan Regulasi Perusahaan. 
  • Divisi Perusahaan terdiri dari 5 Divisi yang dipimpin masing-masing oleh manager yang bertugas melaksanakan dan mengendalikan kebijakan yang telah ditetapkan oleh perusahaan.
  •  Unit Usaha dan Anak Perusahaan dipimpin oleh Manager Cabang atau Direktur Cabang yang akan melaksanakan target penjualan dan target pembangunan cabang yang telah ditentukan dan ditetapkan oleh perusahaan.
SISTEM PENGGAJIAN
mencakup :
  1. Penelitian Pendahuluan (Preliminary Survey) :
    • Penelaahan Struktur Organisasi yang berlaku saat ini.
    • Evaluasi Pekerjaan/Jabatan (diasumsikan Job Description/Uraian Jabatan dan Spesifikasi Jabatan telah dimiliki).
    • Penelahaan berbagai jenis tugas/pekerjaan/jabatan di lapangan
  2. Pembuatan Disain Sistem Penggjian :
    • Penentuan Faktor-faktor dan Sub-faktor tugas/jabatan/pekerjaan.
    • Penyusunan Skala Faktor Jabatan.
    • Penyusunan Skala Gaji Pokok
  3. Pembobotan Faktor dan Sub-faktor bersama-sama dengan Key Person
  4. Pembuatan Skala Gaji Pokok dengan dasar Pengalaman/Masa Kerja dan Latar Belakang Keakhlian.
  5. Penghitungan final Sistem Gaji/Imbalan/Kompensasi.
  6. Pembuatan Laporan Akhir
  7. Sosialisasi (memperkenalkan) Sistem Gaji/Imbalan/Kompensasi kepada Karyawan bersama-sama Key Person masing-masing Unit Kerja. 

       PROSES REKRUTMEN
  1.  Penerimaan Pendahuluan 
  2. Tes-tes Penerimaan 
  3. Wawancara Selesksi 
  4. Pemeriksaan Referensi 
  5.  Evauasi Medis 
  6. Wawancara atasan langsung 
  7.  Keputusan penerimaan 
  8. Hasil seleksi dan umpan balik

http://silmiikaffah.wordpress.com/2012/01/01/bentuk-bentuk-usaha/